Tips Jitu Menarik Pelanggan dalam Berbisnis Online

Bisnis online saat ini sangat digemari oleh masyarakat. Apalagi saat ini sedang trend bisnis online shop melalui e-Commerce. Bagaimana tidak, hanya cukup dengan pencet-pencet melalui handphone saja barang yang diinginkan bisa diperoleh di depan mata, tanpa harus mengunjungi terlebih dahulu tokonya sehingga menyebabkan keluar uang lebih banyak. Kemudian, yang paling menarik ketika belanja melalui online shop yaitu banyaknya promo dan gratis ongkir. Hal tersebut sebenarnya cukup menggiurkan bagi konsumen. Namun, berikut tips jitu menarik pelanggan supaya tertarik membeli produk Anda dalam bisnis online!

(Baca juga: Manfaatkan Peluang Bisnis Online Dikala Pandemi Meskipun dengan Modal Kecil!)

Tips jitu menarik pelanggan pertama, melakukan analisis kompetitor. Sebelum menyiapkan produk yang akan Anda jual, alangkah baiknya Anda melakukan analisis kompetitor yang menawarkan produk yang serupa. Dengan melakukan analisis kompetitor, pengusaha akan mengetahui faktor yang dapat membuat produk yang Anda jual menjadi lebih unggul dan menonjol. Setelah produk baru Anda tercipta, baru tawarkan melalui media sosial dengan menjelaskan kelebihan produk Anda. Contoh: baju cardigan yang sedang trend dan laku dipasaran, Anda menciptakan warna yang unik dan banyak disukai konsumen yaitu warna lilac. Setelah melakukan analisis kompetitor di online shop maupun di e-Commerce biasanya disebutkan kekurangan produk dari penilaian konsumen, dalam hal ini Anda menemukan komentar konsumen di e-Commerce kompetitor itu bahan yang dijual sangat tipis dan transparan. Oleh karena itu, ketika membuat produk Anda harus memilih bahan dan kualitas yang lebih bagus lagi daripada kompetitor.

Tips jitu menarik pelanggan kedua, menciptakan atau mengikuti trend. Bagi sebagian orang seringkali membeli beberapa produk mengikuti trend yang sedang berkembang dan laku dipasaran. Oleh karena itu, pengusaha perlu menciptakan suatu produk yang sedang trending pada zamannya. Yakinkan konsumen bahwa produk yang dijual merupakan produk best seller dengan kualitas yang tidak dapat diragukan lagi. Dengan begitu, konsumen akan berbondong-bondong membeli produk Anda.

Tips jitu menarik pelanggan ketiga, pastikan pelanggan Anda merupakan orang yang paling tahu tentang produk yang Anda jual. Sehingga ketika pengusaha menciptakan produk baru, pelanggan tidak akan ketinggalan informasi. Tidak lepas dari trend, buat pelanggan Anda menjadi orang pertama yang menggunakan produk yang sedang tren tersebut. Guna menarik perhatian konsumen yang baru, maka pengusaha dapat menggunakan endorse kepada influencer supaya dapat menggiring konsumen untuk membeli produk Anda. Kemudian Anda juga dapat menggiring konsumen dengan menggunakan brand ambassador. Kumpulkan data pelanggan, lalu kirim via email penawaran dan rilisan produk terbaru Anda.

Tips jitu menarik pelanggan keempat, mengurangi produk yang ditawarkan. Ketika pengusaha menciptakan suatu produk baru untuk menarik pelanggan, maka pastikan jangan terlalu banyak variasi yang ditawarkan karena justru malah membuat pelanggan semakin kebingungan. Karena jika terlalu banyak berpikir kadang malah membuat pelanggan tidak jadi membeli. Kemudian berikan batasan pada produk yang ditawarkan. Dengan tawaran bahwa produk tersebut termasuk limited edition dapat membuat konsumen penasaran dan ingin segera melakukan pembelian.

Jangan lupa kelola pajak Anda!

Sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memiliki omzet tidak melebihi Rp 4,8 miliar, memiliki kewajiban untuk membayar pajak UMKM dengan tarif 0,5% dari omzet sebulan dan dilaporkan pada Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Namun, saat ini banyak sekali UMKM yang kurang melek pajak, padahal jika anda tidak membayar pajak dan usaha Anda terdeteksi oleh petugas pajak maka petugas pajak dapat menerbitkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) secara jabatan dan menentukan pajak yang harus Anda bayar yang terutang maksimal selama 5 tahun kebelakang selama Anda tidak membayar pajak. Untuk menghindarinya, maka Anda dapat mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP jika memang belum punya NPWP. Pendaftaran NPWP harus dilakukan paling lama 1 bulan setelah kegiatan usaha UMKM mulai dilakukan. Hal tersebut sebagaimana diatur dalam Pasal 4, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 147/PMK.03/2017 menyebutkan bahwa Wajib Pajak yang melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas, wajib mendaftarkan diri paling lama 1 bulan setelah kegiatan usaha atau pekerjaan bebas mulai dilakukan. Namun jika usaha tersebut berbentuk badan, maka wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh NPWP paling lama 1 bulan setelah saat pendirian. Oleh karena itu, setelah memiliki NPWP pengusaha UMKM memiliki kewajiban untuk menghitung, menyetor dan melapor pajak UMKM berupa SPT Pajak Penghasilan (PPh) Tahunan. Pelaporan pajak UMKM yang dimiliki oleh orang pribadi tersebut dilakukan paling lama 3 bulan setelah berakhirnya tahun pajak. Dimana pada umumnya jatuh pada setiap bulan Maret. Adapun jika terlambat dilaporkan, maka akan dikenakan sanksi administrasi berupa bunga atas kekurangan bayar pajak dan denda Rp 100.000 atas keterlambatan. Namun jika Pajak tersebut tidak juga dilaporkan, maka Wajib Pajak tersebut dapat dikenakan sanksi pidana. Namun jika UMKM tersebut dimiliki oleh suatu badan, maka pelaporan SPT PPh Tahunannya dilakukan paling lama 4 bulan setelah berakhirnya tahun pajak. Dimana pada umumnya jatuh pada setiap bulan April. Adapun jika terlambat dilaporkan, maka akan dikenakan sanksi administrasi berupa bunga atas kekurangan bayar pajak dan denda Rp 1.000.000 atas keterlambatan.

Kini pajak.io memiliki chatbot yang berfungsi sebagai solusi urus pajak tanpa ribet. Dengan klik link Bee-jak, Anda akan dihubungkan dengan robot konsultan pajak via whatsapp +62 881-0819-20920 yang dapat membantu Anda menghitung pajak UMKM yang terutang dilengkapi dengan ID Billing. Tanpa ribet harus membuat ID Billing secara manual, karena chatbot beejak akan membantu Anda. Tidak hanya itu, chatbot juga akan merekomendasikan link pembayaran pajak. Coba sekarang juga, GRATIS!

(Baca juga: Pajak.io Luncurkan Chatbot “Bee-Jak”, Mudahkan UKM Lapor dan Bayar Pajak)

Lapor pajak dengan Pajak.io sekarang, gratis!

Daftar sekarang