Strategi Marketing yang Harus Dikuasai Pelaku UMKM

Ketika seseorang membuat suatu bisnis atau usaha, maka disitulah dibutuhkan strategi marketing. Strategi marketing merupakan sebuah rencana yang membuat perusahaan untuk mengoptimalkan penggunaan sumber daya guna mencapai suatu tujuan. Tujuan para pelaku usaha tentunya memperoleh keuntungan yang optimal. Salah satu pelaku usaha yaitu UMKM. Pelaku UMKM telah menyerap tenaga kerja sebanyak 97% atau 117 juta pekerja dari daya serap tenaga kerja dunia usaha. Kemudian, UMKM juga menyumbang angka terbesar terhadap perekonomian nasional atau Product Domestic Bruto (PDB) sebanyak 61,1%. Guna mendukung mengembangkan pelaku UMKM yang memiliki power paling besar pada perekonomian Indonesia, pada artikel ini akan membahas mengenai strategi marketing yang harus dikuasai pelaku UMKM. Simak uraian berikut!

(Baca juga: Tips Ampuh Jualan Produk UMKM di Facebook)

  1. Lakukan riset

Sebelum menyiapkan produk yang akan dijual, alangkah baiknya pelaku UMKM melakukan analisis kompetitor yang menawarkan produk yang serupa. Dengan melakukan analisis kompetitor, pelaku UMKM akan mengetahui faktor yang dapat membuat produk yang dijual menjadi lebih unggul dan menonjol. Setelah produk baru tersebut tercipta, baru tawarkan melalui media sosial dengan menjelaskan kelebihan produk. Contoh: baju cardigan yang sedang trend dan laku dipasaran, pelaku UMKM menciptakan warna yang unik dan banyak disukai konsumen yaitu warna lilac. Setelah melakukan analisis kompetitor di online shop maupun di e-Commerce biasanya terdapat komentar terkait kekurangan produk dari penilaian konsumen. Dalam hal ini pelaku UMKM menemukan komentar konsumen di e-Commerce kompetitor itu bahan yang dijual sangat tipis dan transparan. Oleh karena itu, ketika membuat produk baru harus memilih bahan dan kualitas yang lebih bagus lagi daripada kompetitor.

  1. Membangun brand

Dalam hal ini, pelaku UMKM dapat membangun brand dengan cara menyiapkan nama, logo dan foto produk yang menarik. Nama dan logo yang menarik akan selalu diingat oleh konsumen. Kemudian perlu diketahui bahwa 90% keputusan konsumen untuk membeli suatu produk UMKM dilakukan setelah melihat foto produk. Foto produk yang menarik sangat mempengaruhi kesuksesan pelaku usaha UMKM. Dengan foto produk yang bagus, dapat memberikan kesan yang bisa menarik perhatian konsumen untuk membeli. Meskipun kualitas produk sebenarnya bagus dan harga mahal, tetapi kalau pada saat pengambilan foto asal-asalan maka produk maka kualitas produk akan bernilai rendah dan terkesan murahan. Namun, jika pelaku UMKM benar-benar menyiapkan foto produk yang bagus maka hanya dengan melihat foto produk, konsumen dapat mengenal dan ingat nama produk Anda. Dalam hal ini secara tidak langsung, foto produk dapat membangun branding. Tidak hanya itu, dalam penulisan harga pun terdapat beberapa tips supaya konsumen lebih tertarik untuk membeli.

  1. Gunakan media sosial secara maksimal untuk sarana promosi

Karena saat ini teknologi semakin canggih, memanfaatkan sosial media secara optimal sangat perlu dilakukan untuk membangun awareness target bisnis pelaku UMKM. Akan lebih baik lagi jika bisnis pelaku UMKM memiliki website, sehingga dapat menambah suatu kredibilitas sebuah produk, dapat membuat orang-orang percaya dan yakin tanpa merasa takut dibohongi. Kemudian, pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan fasilitas Facebook Ads. Bagi bisnis pelaku UMKM yang baru diketahui oleh sedikit orang, iklan melalui Facebook Ads merupakan solusi untuk membangun awareness.  Adapun fungsi iklan diantaranya yaitu memberikan informasi tentang suatu produk atau jasa kepada masyarakat sebagai konsumen, memberikan motivasi kepada konsumen untuk membeli, menarik perhatian konsumen, mendukung komunitas bisnis dan membangun hubungan yang baik antara konsumen dengan pelaku UMKM.

Dengan menggunakan Facebook Ads, pelaku UMKM akan diarahkan untuk memilih tujuan iklan. Diantaranya yaitu:

  • Promosikan orang-orang untuk mengunjungi situs halaman
  • Promosikan produk supaya banyak orang-orang yang menghubungi
  • Promosikan postingan
  1. Membuat konten sebagai strategi marketing

Bagi pelaku UMKM yang menggunakan media sosial sebagai sarana promosi, pada media sosial tersebut disarankan tidak hanya berisi postingan tentang produk, namun dapat juga berisi konten-konten yang menarik dan edukatif supaya orang-orang tertarik melihat akun Anda. Oleh karena itu selain menyiapkan branding produk UMKM sebagus mungkin, pelaku UMKM juga perlu menyiapkan konten apa saja yang akan dibahas dan diposting pada akun media sosial.

  1. Lakukan evaluasi bisnis

Lakukan evaluasi bisnis dengan cara mengidentifikasi kesalahan atau penyebab apa saja yang menjadi penyebab bisnis UMKM menjadi tidak berkembang. Atur solusi yang akan diaplikasikan kedepannya supaya meminimalisir kegagalan yang terjadi secara berulang-ulang. Sebaiknya pelaku UMKM mengatur jadwal untuk melakukan evaluasi bisnis, misalnya dua minggu sekali. 

Kami Pajak.io menyediakan beberapa fitur yang bisa bantu kamu untuk lebih mudah mengelola kewajiban perpajakan perusahaan. Bagi kamu yang sudah menjadi PKP, hanya dengan paket premium Rp 5.000.000 per tahun kamu sudah bisa menggunakan fitur eFaktur dan eBupot Unifikasi dengan perbulannya penerbitan sampai 500 Faktur & 500 Bupot,  Taxomatic PPh Unifikasi hingga 50 Bupot per bulan. Kemudian, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) TIDAK TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan.

Namun bagi perusahaan yang sudah PKP dan jumlah transaksinya sangat banyak, paket premium Rp 10.000.000 per tahun cocok buat kamu! Dengan paket tersebut kamu dapat terbitkan perbulannya hingga 1000 Faktur & 1000 Bupot, Taxomatic PPh Unifikasi hingga 100 Bupot per bulan. Lalu, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) SUDAH TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan dan SPT tahunan badan. Tidak hanya itu, setiap pengambilan paket premium di Pajak.io kamu juga akan mendapatkan dedicated account manager untuk pendampingan. Tunggu apalagi? Yuk kelola pajak bareng Pajak.io sekarang juga dengan klik link berikut! yuk pilih paket

(Baca juga: Host to Host eFaktur Pajak.io, Kelola Faktur Pajak Menjadi Lebih Mudah)

Lapor pajak dengan Pajak.io sekarang, gratis!

Daftar sekarang