Pajak UMKM vs Pajak Startup

Setiap Wajib Pajak memperoleh kewajiban untuk menghitung, membayar dan melapor pajak yang terutang. Lalu, bagaimana ketentuan dan perbedaan pajak UMKM dan Pajak Startup? Simak uraian berikut!

Sekilas Pajak UMKM

  1. Subjek

Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu yang dikenai pajak UMKM, yaitu:

  • Wajib Pajak Orang Pribadi
  • Wajib Pajak Badan berbentuk koperasi, persekutuan komanditer, firma, atau perseroan terbatas
  1. Tarif

Tarif pajak UMKM sebagaimana diatur dalam PP 23 Tahun 2018 yaitu sebesar 0,5%. Tarif ini mulai berlaku 1 juli Tahun 2018. Sedangkan sebelum tanggal berlakunya PP 23 Tahun 2018, tarif yang digunakan yaitu 1%. Dimana, jumlah peredaran bruto atas penghasilan dari usaha setiap bulan merupakan dasar pengenaan pajak yang digunakan untuk menghitung pajak UMKM.

  1. Jangka Waktu

Setiap Wajib Pajak yang menggunakan perhitungan pajak UMKM, tidak dapat dilakukan selamanya melainkan terdapat ketentuan jangka waktu tertentu pengenaan yaitu paling lama:

  • 7 Tahun Pajak bagi Wajib Pajak Orang Pribadi.
  • 4 Tahun Pajak bagi Wajib Pajak badan berbentuk koperasi, persekutuan komanditer, atau firma.
  • 3 Tahun Pajak bagi Wajib Pajak badan berbentuk perseroan terbatas.
  1. Cara Bayar

Pembayaran pajak UMKM dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu:

  • Disetor sendiri oleh Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu, pembayaran dilakukan setiap bulan.
  • Dipotong atau dipungut oleh Pemotong atau Pemungut Pajak dalam hal Wajib Pajak bersangkutan melakukan transaksi dengan pihak yang ditunjuk sebagai Pemotong atau Pemungut Pajak. Pemotongan atau pemungutan PPh terutang wajib dilakukan oleh Pemotong atau Pemungut Pajak untuk setiap transaksi dengan Wajib Pajak yang dikenai pajak UMKM.

(Baca juga: Berapa Tarif PPh Final UMKM?)

Sekilas Pajak Startup

Pajak perusahaan startup menjadi suatu kewajiban yang harus dibayar atas penghasilan yang diterima atau transaksi berkaitan dengan pemotongan Pajak Penghasilan (PPh) yang dilakukan oleh perusahaan startup. Selain itu, pajak startup juga dapat berupa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dalam hal perusahaan startup telah memiliki penghasilan melebihi Rp 4,8 miliar atau memilih untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP).

Sebenarnya pajak UMKM dan pajak startup tidak dapat dibedakan dan dipersamakan karena konsep keduanya berbeda dan tidak memiliki hubungan. Pajak UMKM yang dimaksud dapat berupa ketentuan pajak UMKM yang diatur dalam PP 23 tahun 2018. Dalam peraturan tersebut menjelaskan terkait ketentuan dan tarif PPh Final yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM yaitu 0,5% dari omzet sebulan. Tarif tersebut diperuntukkan bagi Wajib Pajak yang melakukan usaha dengan omzet dalam satu tahun pajak tidak melebihi Rp 4,8 miliar. Sedangkan pajak startup yang dimaksud merupakan aspek pajak apa saja yang dikenakan atas perusahaan startup, diantaranya yaitu PPh dan PPN. Sehingga dalam hal ini, sebuah perusahaan startup bisa saja dikenakan ketentuan pajak UMKM jika omzet yang dimiliki dalam satu tahun pajak tidak melebihi Rp 4,8 miliar.

Kami Pajak.io menyediakan beberapa fitur yang bisa bantu kamu untuk lebih mudah mengelola kewajiban perpajakan perusahaan. Bagi kamu yang sudah menjadi PKP, hanya dengan paket premium Rp 5.000.000 per tahun kamu sudah bisa menggunakan fitur eFaktur dan eBupot Unifikasi dengan perbulannya penerbitan sampai 500 Faktur & 500 Bupot,  Taxomatic PPh Unifikasi hingga 50 Bupot per bulan. Kemudian, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) TIDAK TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan.

Namun bagi perusahaan yang sudah PKP dan jumlah transaksinya sangat banyak, paket premium Rp 10.000.000 per tahun cocok buat kamu! Dengan paket tersebut kamu dapat terbitkan perbulannya hingga 1000 Faktur & 1000 Bupot, Taxomatic PPh Unifikasi hingga 100 Bupot per bulan. Lalu, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) SUDAH TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan dan SPT tahunan badan. Tidak hanya itu, setiap pengambilan paket premium di Pajak.io kamu juga akan mendapatkan dedicated account manager untuk pendampingan. Tunggu apalagi? Yuk kelola pajak bareng Pajak.io sekarang juga dengan klik link berikut! yuk pilih paket

(Baca juga: Host to Host eFaktur Pajak.io, Kelola Faktur Pajak Menjadi Lebih Mudah)

Lapor pajak dengan Pajak.io sekarang, gratis!

Daftar sekarang