Mau Lapor Pajak Tapi Lupa EFIN? Begini Cara Mengatasinya!

Sebagaimana diketahui bahwa setiap Wajib Pajak memiliki kewajiban untuk menghitung, menyetor dan melapor pajak dalam Surat Pemberitahuan (SPT). Pajak yang dilaporkan berupa Pajak Penghasilan (PPh) Tahunan maupun Masa Pajak. Sebagai tambahan, Wajib Pajak memiliki kewajiban untuk melapor Pajak Pertambahan Nilai (PPN) jika telah dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak (PKP). Saat ini pelaporan pajak dapat dilakukan secara online, namun syaratnya Wajib Pajak perlu memiliki EFIN (Electronic Filing Identification Number). EFIN adalah nomor identitas yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak kepada Wajib Pajak yang melakukan Transaksi Elektronik dengan Direktorat Jenderal Pajak. Lalu, bagaimana jika Wajib Pajak telah memiliki EFIN namun lupa? Simak uraian berikut!

Jika EFIN pajak hilang atau lupa maka Wajib Pajak dapat mengajukan permohonan cetak ulang EFIN berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER – 06/PJ/2019 tentang Pengamanan Transaksi Elektronik Layanan Pajak Online. Berdasarkan peraturan tersebut, terdapat beberapa hal yang harus disiapkan dan dilakukan untuk memperoleh EFIN apabila EFIN pajak hilang atau rusak sama seperti cara saat permohonan aktivasi efin pertama kali. 

Adapun dokumen yang harus disiapkan ketika aktivasi/lupa EFIN secara online:

  • Formulir permohonan EFIN
  • Scan file Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau paspor
  • Scan file Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau Surat Keterangan Terdaftar (SKT)
  • Swafoto atau selfie dengan memegang KTP dan NPWP

Cetak Ulang EFIN

  1. Cetak ulang EFIN Pajak hilang atau rusak melalui KPP, berikut caranya:
    • Mendatangi KPP terdekat;
    • Memperlihatkan dokumen asli dan menyerahkan dokumen yang telah disiapkan;
    • Memberikan alamat email yang digunakan dalam mengelola pajak.
  1. Cetak ulang EFIN Pajak hilang atau rusak melalui Kring Pajak, berikut caranya:
    • Siapkan pulsa pada handphone Anda atau dapat juga menggunakan telepon rumah/kantor;
    • Telepon Kring Pajak 1500200;
    • Beritahu bahwa Anda ingin melakukan cetak ulang EFIN;
    • Ikuti instruksi dari Kring Pajak terkait konfirmasi informasi tentang Anda, maka permintaan Anda akan diproses.
  1. Cetak ulang EFIN Pajak hilang atau rusak melalui Chat Pajak, berikut caranya:
    • Buka laman DJP Online pada beranda terdapat “Chat Pajak” di  sebelah kiri bawah;
    • Beritahu bahwa Anda ingin melakukan cetak ulang EFIN;
    • Ikuti instruksi di Chat Pajak terkait konfirmasi informasi tentang Anda, maka permintaan Anda akan diproses.
  1. Cetak ulang EFIN Pajak hilang atau rusak melalui twitter, berikut caranya:
    • Buka akun twitter, kemudian follow @kring_pajak;
    • Ajukan permohonan lupa EFIN;
    • Ikuti instruksi admin twitter terkait konfirmasi informasi tentang Anda, maka permintaan Anda akan diproses.
  1. Cetak ulang EFIN Pajak hilang atau rusak melalui email, berikut caranya:
    • Siapkan email Wajib Pajak yang aktif.
    • Siapkan dokumen persyaratan.
    • Kirim email ke alamat email KPP Wajib Pajak terdaftar, alamat email tersebut dapat dilihat di www.pajak.go.id/unit-kerja.
    • Permohonan aktivasi/lupa EFIN selesai, tunggu balasan dari pihak KPP. Proses aktivasi/lupa EFIN paling lama satu hari kerja.

Wajib Pajak yang lupa EFIN dapat menerima EFIN melalui Twitter, live chat, dan telepon setelah melakukan konfirmasi data sebagai berikut:

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  • Alamat Wajib Pajak;
  • Alamat terdaftar pada saat registrasi EFIN;
  • Alamat email atau nomor telepon seluler terdaftar pada saat registrasi EFIN;
  • Tahun pajak SPT terakhir (misalnya SPT terakhir yang dilaporkan adalah SPT tahun pajak 2016 yang disampaikan pada Maret 2017, maka jawabannya adalah 2016).

 Pemberian informasi melalui Twitter, live chat, dan telepon hanya dapat dilayani selama waktu operasional Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan DJP yaitu setiap hari kerja (Senin – Jumat) jam 08.00 – 16.00. Setelah memiliki EFIN, jangan lupa lapor pajak tahunan!

Kami Pajak.io menyediakan beberapa fitur yang bisa bantu kamu untuk lebih mudah mengelola kewajiban perpajakan perusahaan. Bagi kamu yang sudah menjadi PKP, hanya dengan paket premium Rp 5.000.000 per tahun kamu sudah bisa menggunakan fitur eFaktur dan eBupot Unifikasi dengan perbulannya penerbitan sampai 500 Faktur & 500 Bupot,  Taxomatic PPh Unifikasi hingga 50 Bupot per bulan. Kemudian, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) TIDAK TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan.

Namun bagi perusahaan yang sudah PKP dan jumlah transaksinya sangat banyak, paket premium Rp 10.000.000 per tahun cocok buat kamu! Dengan paket tersebut kamu dapat terbitkan perbulannya hingga 1000 Faktur & 1000 Bupot, Taxomatic PPh Unifikasi hingga 100 Bupot per bulan. Lalu, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) SUDAH TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan dan SPT tahunan badan. Tidak hanya itu, setiap pengambilan paket premium di Pajak.io kamu juga akan mendapatkan dedicated account manager untuk pendampingan. Tunggu apalagi? Yuk kelola pajak bareng Pajak.io sekarang juga dengan klik link berikut! yuk pilih paket

(Baca juga: Host to Host eFaktur Pajak.io, Kelola Faktur Pajak Menjadi Lebih Mudah)

Lapor pajak dengan Pajak.io sekarang, gratis!

Daftar sekarang