Laporan Pajak: Syarat UMKM Menjadi Mitra Pemerintah dalam Pengadaan Barang dan Jasa

Saat ini, pelaku UMKM memperoleh kemudahan dan berpeluang memperluas usahanya dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Terlebih dengan berlakunya UU Cipta Kerja pada ketentuan PP No 7 Tahun 2021, mengatur bahwa pemerintah mengalokasikan sebesar 40% pengadaan barang dan jasa pemerintah khusus untuk UMKM. Tentunya syarat UMKM menjadi mitra pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa yaitu bisnis UMKM yang semakin formal, dalam menjalankan kegiatan usaha serta harus memiliki laporan pajak yang baik. Lalu, bagaimana ketentuannya? Simak uraian berikut!

Sebagaimana terdapat dalam PP No 7 Tahun 2021 menyebutkan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah memberikan kemudahan berusaha dalam rangka kemitraan dengan UMKM yaitu:

  • Pendanaan secara cepat, tepat, murah, dan tidak diskriminatif
  • Pengadaan sarana prasarana, produksi dan pengolahan, bahan baku, bahan penolong, dan kemasan
  • Perizinan dan keringanan tarif sarana dan prasarana
  • Fasilitasi dalam memenuhi persyaratan untuk memperoleh pembiayaan; dan/ atau e. memperoleh dana, tempat usaha, bidang dan kegiatan usaha, atau pengadaan barang dan jasa untuk pemerintah

Dalam hal ini, pemerintah mengajak seluruh Koperasi dan UMKM di Indonesia untuk terlibat dalam pengadaan barang dan jasa dengan pemerintah. Adapun tujuannya yaitu supaya pelaku UMKM tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar, melainkan juga berperan langsung dalam kegiatan pemerintahan. Usaha kolektif diperlukan untuk terus mendukung kualitas produk dan jasa Koperasi dan UMKM di Indonesia. Sehingga produk UMKM dapat layak bersaing dan mendorong roda perekonomian nasional. Oleh karena itu, pemerintah membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk terlibat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Saat ini, telah dibuka pelibatan Koperasi dan UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah yaitu: 

  • Bela Pengadaan untuk pengadaan sampai dengan Rp 50.000.000 
  • Pengadaan Langsung Secara Elektronik untuk pengadaan Rp 50.000.000-Rp 200.000.000

Syarat mengikuti kegiatan UMKM menjadi mitra pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa sebelum memiliki laporan pajak yang bagus yaitu:

  1. Perorangan, syarat utama adalah KTP dan NPWP
  2. Badan hukum, menyesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Lalu bagaimana cara lapor pajak UMKM?

Lapor pajak SPT Tahunan merupakan kewajiban Wajib Pajak yang telah mempunyai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) baik itu Orang Pribadi maupun Badan. Adapun Surat Pemberitahuan (SPT) merupakan surat yang oleh Wajib Pajak digunakan untuk melaporkan penghitungan dan/atau pembayaran pajak, objek pajak dan/atau bukan objek pajak, dan/atau harta dan kewajiban sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.

(Baca juga: Bagaimana Cara Melaporkan Pajak UMKM pada SPT Tahunan Badan?)

Ketahui Formulir yang Digunakan!

Ketika lapor pajak SPT Tahunan, terdapat formulir berupa:

  1. Wajib Pajak Badan

Pada saat lapor pajak SPT Tahunan Badan, formulir SPT yang digunakan yaitu form 1771 yang terdiri dari induk, lampiran 1 sampai 6 dan lampiran 1A sampai 8A.

  1. Wajib Pajak Orang Pribadi
    • Karyawan

Khusus karyawan yang akan lapor pajak SPT Tahunan, dapat menggunakan formulir SPT 1770 SS dalam hal penghasilan dalam setahun tidak melebihi Rp 60 juta. Sedangkan bagi karyawan yang memperoleh penghasilan dalam setahun di atas Rp 60 juta dapat menggunakan form SPT 1770 S.

  • Pengusaha atau pekerja bebas (selain karyawan)

Sedangkan khusus bagi pengusaha ketika akan lapor pajak SPT Tahunan pengusaha berupa Orang Pribadi dapat menggunakan formulir SPT 1770. Dalam menggunakan formulir SPT 1770 tidak ada batasan penghasilan seperti lapor pajak SPT Tahunan karyawan, bahkan Wajib Pajak yang tidak memiliki penghasilan sama sekali dapat menggunakan formulir SPT 1770.

Cara Lapor Pajak SPT Tahunan

Sebelum lapor pajak SPT Tahunan, Wajib Pajak harus memiliki EFIN (Electronic Filing Identification Number) terlebih dahulu, yang digunakan sebagai syarat supaya bisa lapor pajak secara online. Kemudian lapor pajak SPT Tahunan dapat dilakukan melalui fitur yang disediakan DJP atau fitur yang disediakan oleh Penyedia Jasa Aplikasi Perpajakan (PJAP). Adapun, jika menggunakan fitur yang disediakan DJP dapat dilakukan melalui e-Form dan e-Filing. 

Lapor pajak SPT Tahunan yang dilakukan melalui fitur e-Form pada laman DJP, lebih disarankan untuk digunakan karena prosesnya tidak berbelit-belit. Kemudian penggunaan fitur e-form ini dapat membantu Wajib Pajak pada saat ingin lapor pajak SPT Tahunan, namun server DJP sedang down karena terlalu banyak orang yang menggunakan. Terdapat 4 tips mudah lapor pajak SPT Tahunan melalui e-Form.

  • Dalam pengisian menggunakan e-Form ini, langkah pertama Wajib Pajak diminta mendownload aplikasi untuk membuka e-Form yaitu IBM Viewer. IBM Viewer dapat diunduh pada bagian petunjuk point satu.
  • Langkah kedua yaitu mendownload formulir e-Form untuk tahun pajak yang akan diisi dengan klik buat SPT dan input data SPT.
  • Langkah ketiga, isi formulir berdasarkan keadaan Wajib Pajak yang sebenarnya dan menginput perhitungan yang telah dipersiapkan. Pengisian  SPT lebih disarankan dilakukan dari lampiran terakhir. Kemudian submit setelah pengisian SPT telah dilakukan dengan benar dan lengkap. 
  • Langkah terakhir yaitu input Surat Setoran Pajak (SSP), upload dokumen pendukung, menginput kode verifikasi yang terdapat dalam e-mail, kemudian kirim SPT Tahunan. Lapor pajak SPT Tahunan berhasil dilaporkan!

(Baca juga: Begini Cara Membuat ID Billing pada Pajak.io)

Guna memudahkan Wajib Pajak pelaku UMKM menghitung pajak UMKM terutang sebesar 0,5% dari omzet bruto sebulan sebagaimana diatur dalam ketentuan PP 23 tahun 2018, kami pajak.io menyediakan layanan Bee-Jak berupa robot konsultan pajak yang dapat membantu Wajib Pajak dalam menghitung pajak yang terutang. Pada layanan Bee-Jak juga dilengkapi pembuatan ID Billing secara otomatis, sehingga dalam hal ini Wajib Pajak hanya tinggal bayar pajak yang terutang. Bee-Jak membantu Wajib Pajak pelaku UMKM untuk memudahkan kewajiban perpajakannya, tidak perlu ribet! Sehingga kelola pajak dapat dilakukan hanya dengan hitungan menit melalui aplikasi whatsapp. Klik Bee-Jak sekarang atau wa +62 881-0819-20920! GRATIS!

(Baca juga: Si Pintar Chatbot Bee-Jak, Kelola Pajak UMKM Semudah Chattingan di Whatsapp)

Lapor pajak dengan Pajak.io sekarang, gratis!

Daftar sekarang