Kenali Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak

Sewaktu waktu, Jurusita dapat melakukan penyitaan kepada Penanggung Pajak berdasarkan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan. Hal tersebut dapat terjadi karena setelah lewat waktu dari 2 kali 24 jam sejak tanggal Surat Paksa diberitahukan, Penanggung Pajak belum melunasi Utang Pajak, sehingga Pejabat memiliki wewenang untuk menerbitkan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan kemudian Jurusita Pajak melaksanakan Penyitaan terhadap Barang milik Penanggung Pajak tersebut.

Sebagaimana diatur dalam Pasal 19 Peraturan Menteri Keuangan Nomor 189/PMK.03/2020, Jurusita Pajak melaksanakan Penyitaan terhadap Objek Sita berdasarkan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan. Objek Sita merupakan barang yang berada di tempat tinggal, tempat usaha, tempat kedudukan, atau di tempat lain termasuk yang penguasaannya berada di tangan pihak lain atau yang dijaminkan sebagai pelunasan utang tertentu, meliputi: 

  • Barang milik Penanggung Pajak baik itu Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Badan; dan 
  • Barang milik istri atau suami dan anak yang masih dalam tanggungan dari Penanggung Pajak, kecuali terdapat perjanjian pemisahan harta, 

(Baca juga: Tiga Jenis Penagihan Pajak)

Penyitaan berdasarkan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan, dilakukan terhadap: 

  1. Barang bergerak, termasuk: 
    • Uang tunai termasuk mata uang asing dan uang elektronik atau uang dalam bentuk lainnya; 
    • Logam mulia, perhiasan emas, permata, dan sejenisnya; 
    • Harta kekayaan Penanggung Pajak yang tersimpan pada LJK sektor perbankan meliputi deposito berjangka, tabungan, saldo rekening koran, giro, atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu; 
    • Harta kekayaan Penanggung Pajak yang dikelola oleh LJK sektor perasuransian, LJK Lainnya, dan/ atau Entitas Lain yang memiliki nilai tunai; 
    • Surat berharga meliputi obligasi, saham, dan sejenisnya yang diperdagangkan di LJK sektor pasar modal;
    • Surat berharga meliputi obligasi, saham, dan sejenisnya yang tidak diperdagangkan di WK sektor pasar modal; 
    • Piutang; dan
    • Penyertaan modal pada perusahaan lain. 
  2. Barang tidak bergerak termasuk: 
    • Tanah dan/atau bangunan; dan 
    • Kapal dengan isi kotor paling sedikit 20 meter kubik.

Penyitaan berdasarkan Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan, dilaksanakan dengan mendahulukan Barang bergerak kecuali dalam keadaan tertentu dapat dilaksanakan langsung terhadap Barang tidak bergerak. Penyitaan dilaksanakan sampai dengan jumlah nilai Barang sitaan diperkirakan cukup untuk melunasi Utang Pajak dan Biaya Penagihan Pajak. 

Perlu diketahui, biaya Penagihan Pajak adalah biaya pelaksanaan Surat Paksa, Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan, Pengumuman Lelang, Pembatalan Lelang, Jasa Penilai dan biaya lainnya sehubungan dengan penagihan pajak. Mengingat pelaksanaan penagihan pajak sampai penjualan barang sitaan mengalami proses yang panjang, rumit dan penuh resiko maka biaya penagihan pajak sebesar 1% dari hasil penjualan merupakan insentif bagi Jurusita Pajak.

Kemudian, penyitaan tambahan dapat dilaksanakan dalam hal: 

  • Nilai Barang sitaan tidak cukup untuk melunasi Utang Pajak dan Biaya Penagihan Pajak; atau 
  • Hasil lelang, penggunaan, penjualan, dan/ atau pemindahbukuan Barang sitaan tidak cukup untuk melunasi Utang Pajak dan Biaya Penagihan Pajak.

Namun dapat juga dilakukan pencabutan sita, dalam hal:

  • Penanggung Pajak telah melunasi Utang Pajak dan Biaya Penagihan Pajak; 
  • Adanya putusan pengadilan atau berdasarkan putusan pengadilan pajak; atau 
  • Terdapat kondisi tertentu.

Untuk kemudahan dalam pemenuhan kewajiban perusahaan Anda, segera gunakan aplikasi pajak.io.

(Baca juga: Peraturan Baru Terkait Penagihan Pajak)

Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan PajakSurat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan PajakSurat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan PajakSurat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan PajakSurat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan PajakSurat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak Surat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan PajakSurat Perintah Melaksanakan Penyitaan Dalam Penagihan Pajak

Lapor pajak dengan Pajak.io sekarang, gratis!

Daftar sekarang