Kenali Ketentuan Sumbangan yang Boleh Dibebankan Menurut Pajak

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sumbangan merupakan bantuan, sokongan, manasuka sumbangan sukarela, wajib sumbangan berupa uang dan sebagainya yang harus dibayar. Sumbangan merupakan iuran yang dibayarkan oleh Orang Pribadi atau Badan yang diberikan secara sukarela.

Sumbangan termasuk ke dalam salah satu biaya yang dikeluarkan oleh Wajib Pajak. Namun menurut pajak tidak semua jenis sumbangan dapat dibebankan sebagai biaya, hanya 5 jenis sumbangan saja yang dapat dibebankan sebagai biaya. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 93 Tahun 2010, jenis sumbangan yang dapat dibebankan sebagai biaya yaitu:

  1. Sumbangan dalam rangka penanggulangan bencana nasional, yang merupakan sumbangan untuk korban bencana nasional yang disampaikan secara langsung melalui badan penanggulangan bencana atau disampaikan secara tidak langsung melalui lembaga atau pihak yang telah mendapat izin dari instansi/lembaga yang berwenang untuk pengumpulan dana penanggulangan bencana.
  2. Sumbangan dalam rangka penelitian dan pengembangan, yang merupakan sumbangan untuk penelitian dan pengembangan yang dilakukan di wilayah Republik Indonesia yang disampaikan melalui lembaga penelitian dan pengembangan.
  3. Sumbangan fasilitas pendidikan, yang merupakan sumbangan berupa fasilitas pendidikan yang disampaikan melalui lembaga pendidikan.
  4. Sumbangan dalam rangka pembinaan olahraga, yang merupakan sumbangan untuk membina, mengembangkan dan mengoordinasikan suatu atau gabungan organisasi cabang/jenis olahraga prestasi yang disampaikan melalui lembaga pembinaan olahraga.
  5. Biaya pembangunan infrastruktur sosial merupakan biaya yang dikeluarkan untuk keperluan membangun sarana dan prasarana untuk kepentingan umum dan bersifat nirlaba.

(Baca juga: Ketentuan Sumbangan yang Tidak Dikenakan Pajak)

Tidak hanya itu, selain memenuhi 5 jenis sumbangan tersebut, terdapat beberapa ketentuan sebagai syarat biaya sumbangan atas 5 jenis tersebut dapat dibebankan sebagai biaya. Di antaranya:

  • Wajib Pajak mempunyai penghasilan neto fiskal berdasarkan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan Tahun Pajak sebelumnya.
  • Pemberian sumbangan dan/atau biaya tidak menyebabkan rugi pada Tahun Pajak sumbangan diberikan.
  • Didukung oleh bukti yang sah.
  • Lembaga yang menerima sumbangan dan/atau biaya memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak, kecuali badan yang dikecualikan sebagai subjek pajak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Pajak Penghasilan.
  • Besarnya nilai sumbangan dan/atau biaya pembangunan khusus infrastruktur sosial untuk 1 tahun dibatasi tidak melebihi 5% dari penghasilan neto fiskal Tahun Pajak sebelumnya
  • Sumbangan dapat diberikan dalam bentuk uang dan/atau barang. Namun khusus sumbangan biaya pembangunan infrastruktur sosial diberikan hanya dalam bentuk sarana dan/atau prasarana.

Adapun biaya sumbangan yang menurut pajak tidak dapat dibebankan sebagai biaya contohnya yaitu biasa sumbangan lomba 17 Agustus, sumbangan yang diberikan secara langsung kepada tetangga yang tidak mampu.

(Baca juga: Perbedaan Pajak, Retribusi dan Sumbangan yang Harus Diketahui)

Sumbangan Keagamaan

Kemudian dalam Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER – 15/PJ/2020, zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib dapat dikurangkan dari penghasilan bruto dengan syarat dibayarkan melalui badan/lembaga penerima zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib yang dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah. Kemudian 

Zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib yang dibayarkan kepada badan/lembaga yang disahkan oleh Menteri Keuangan, dapat dikurangkan dari penghasilan bruto sejak badan/lembaga tersebut dibentuk atau disahkan oleh Pemerintah. Lembaga-lembaga sumbangan keagamaan yang disahkan oleh Menteri Keuangan sebagaimana terdapat dalam lampiran PER – 15/PJ/2020, di antaranya:

  1. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), sebagai berikut:
    • Badan Amil Zakat Nasional
    • Badan Amil Zakat Nasional Provinsi
    • Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten/Kota
  2. Lembaga Amil Zakat (LAZ) Skala Nasional, sebagai berikut:
    • LAZ Rumah Zakat Indonesia (LAZ RZ)
    • LAZ Nurul Hayat (LAZ NH)
    • LAZ Inisiatif Zakat Indonesia (LAZ IZI)
    • LAZ Baitul Maal Hidayatullah (LAZ BMH)
    • Yayasan Lembaga Manajemen Infaq Ukhuwah Islamiyah (LAZ LMI)
    • Yayasan Yatim Mandiri (LAZ Yatim Mandiri) Surabaya
    • Yayasan Dompet Dhuafa Republika (LAZ DD)
    • Yayasan Pesantren Islam Al Azhar (LAZ Al Azhar)
    • Yayasan Baitul Maal Muamalat (LAZ BMM)
    • Yayasan Daarut Tauhid (LAZ Daarut Tauhid)
    • Yayasan Dana Sosial Al Falah (LAZ YDSF)
    • Yayasan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (LAZ DDII)
    • Yayasan Global Zakat 
    • Perkumpulan Persatuan Islam (PERSIS)
    • Perwakilan LAZ Nasional Yayasan Dompet Dhuafa Republika Provinsi Jawa Barat
    • Perwakilan LAZ Nasional Baitul Maal Hidayatullah Provinsi Jawa Barat
    • Yayasan Rumah Yatim Ar Rohman Indonesia
    • Yayasan Kesejahteraan Madani (YAKESMA)
    • Perwakilan LAZ Nasional Rumah Yatim Arrohman Indonesia Provinsi Jawa Barat
    • Perwakilan LAZ Nasional Dewan Da’wah
    • Islamiyah Indonesia Provinsi Jawa Barat
    • Perwakilan LAZ Nasional Daarut Tauhiid Peduli Provinsi Jawa Barat
    • Yayasan Griya Yatim & Dhuafa 
    • Yayasan Daarul Qur’an Nusantara (PPPA)
    • Yayasan Baitul Ummah Banten 
    • Yayasan Mizan Amanah N
    • LAZ YYSN Panti Yatim Indonesia Al Fajr 
    • LAZ YYSN Wahdah Islamiyah 
    • YYSN Hadji Kalla
  3. Lembaga Amil Zakat, Infag, dan Shadagah (LAZIS), sebagai berikut:
    • Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZIS NU)
    • Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah (LAZIS) Muhammadiyah
  4. Lembaga Amil Zakat Skala Provinsi, sebagai berikut:
    • Yayasan Solo Peduli Ummat (LAZ Solo Peduli Ummat)
    • Yayasan Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas (LAZ DASI) NTB
    • Yayasan Baitul Maal Forum Komunikasi Aktifis Masjid (LAZ FKAM)
    • Yayasan Dana Peduli Ummat (LAZ DPU) Kalimantan Timur
    • Yayasan Dompet Sosial Madani (LAZ DSM) 
    • Yayasan Sinergi Foundation (LAZ Sinergi Foundation)
    • Yayasan Harapan Dhuafa (LAZ Harfa) Banten
    • Yayasan Al Ihsan (LAZ Al Ihsan) Jawa Tengah 
    • Yayasan Gema Indonesia Sejahtera (LAZ GIS)
    • Yayasan Nurul Fikri (LAZ NF) Palangkaraya 
    • Yayasan Insan Madani Jambi 
    • Yayasan Nurul Falah Surabaya 
    • Yayasan As Salaam Jayapura 
    • LAZ YYSN Al-Hilal 
    • LAZ YYSN Al Haromain 
    • LAZ YYSN Bangun Kecerdasan Bangsa 
    • LAZ YYSN Sahabat Mustahiq Sejahtera
  5. Lembaga Amil Zakat Skala Kabupaten/Kota, sebagai berikut:
    • LAZ Yayasan Swadaya Ummah Provinsi Riau
    • LAZ Ibadurrahman Provinsi Riau 
    • LAZ Bina Muda Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Yayasan Bina Insan Madani Dumai Provinsi Riau 
    • LAZ Yayasan Dana Sosial Nurul Insan Amanah Batam Provinsi Riau 
    • LAZ Rumah Peduli Umat Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat
    • LAZ Mata Air (LAZISMA) Provinsi DKI Jakarta 
    • LAZ Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf Provinsi DKI Jakarta 
    • LAZ Yayasan Ummul Quro’ Jombang Provinsi Jawa Timur 
    • LAZ Yayasan Dompet Amanah Umat Provinsi Jawa Timur 
    • LAZ Nasional Baitul Mal Madinatul Iman Provinsi DKI Jakarta 
    • LAZ Yayasan Insan Masyarakat Madani Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Al Bunyan Kota Bogor Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Yayasan Zakatku Bakti Persada Kota Bandung Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Yayasan Indonesia Berbagi Kota Bandung Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Amal Madani Indonesia Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Yayasan Baitul Maal Barakatul Ummah Kota Bontang Provinsi Kalimantan Timur 
    • LAZ Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyyah Purwokerto Provinsi Jawa Tengah 
    • LAZ Lembaga Pengembangan Infaq Provinsi Jawa Timur 
    • LAZ Yayasan Zakat Sukses Kota Depok Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Yayasan Amal Sosial Ash Shohwah Malang Provinsi Jawa Timur 
    • LAZ Ulil Albab Kota Medan Provinsi Sumatera Utara 
    • LAZ Yayasan Nahwa Nur Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Yayasan Dana Kemanusiaan Dhuafa Magelang Provinsi Jawa Tengah 
    • LAZ Yayasan Rumah Itqon Zakat dan Infak Provinsi Jawa Timur 
    • LAZ Yayasan Muslim Al Kahfi Bekasi Provinsi Jawa Barat 
    • LAZ Yayasan Rumah Amal Provinsi Jawa Barat 
    • Yayasan Ukhuwah Care Indonesia Provinsi Jawa Barat 
    • LAZIS YYSN Majlis Amal Sholeh
  6. Lembaga Penerima dan Pengelola Sumbangan Keagamaan Kristen, sebagai berikut:
    • Lembaga Sumbangan Agama Kristen Indonesia (LEMSAKTI)
    • Yayasan Sumbangan Sosial Keagamaan Kristen Indonesia (YASKI)
    • Yayasan Kasih Persaudaraan Bangsa
  7. Lembaga Penerima Sumbangan Keagamaan Katolik, sebagai berikut:
    • Badan Amal Kasih Katolik (BAKKAT)
  8. Lembaga Pengelola Dana Sosial Keagamaan Buddha Wajib Tingkat Nasional, sebagai berikut:
    • Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia 
    • Yayasan Dana Paramita Buddha Maitreya Indonesia
    • Yayasan Dana Paramita Agama Buddha Indonesia
    • Yayasan Dana Paramita Majelis Tridharma Indonesia
    • Yayasan Karuna Mitta Jaya
  9. Lembaga Penerima Sumbangan Keagamaan Hindu sebagai berikut:
    • Badan Dharma Dana Nasional Yayasan Adikara Dharma Parisad (BDDN YADP)

(Baca juga: Seputar Ketentuan Zakat sebagai Pengurang Pajak)

Untuk kemudahan dalam mengelola perpajakan Anda, gunakan aplikasi gratis pajak.io agar lebih mudah, cepat dan aman. 

Lapor pajak dengan Pajak.io sekarang, gratis!

Daftar sekarang