Deretan Aplikasi Penunjang UMKM Agar Berkembang

Pelaku UMKM memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian negara Indonesia. Dimana UMKM memberikan kontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Tercatat jumlah pelaku UMKM pada tahun 2018 terdapat sebanyak 99,99% dari jumlah pelaku usaha di Indonesia atau sekitar 64,2 juta. Apalagi ditambah dengan adanya pandemi Covid-19 yang membuat beberapa karyawan kehilangan pekerjaan dan kemudian memilih untuk menjadi pelaku UMKM, sehingga pelaku UMKM diharapkan dapat semakin berkembang. Berikut terdapat beberapa aplikasi yang direkomendasikan untuk pelaku UMKM supaya usahanya dapat semakin berkembang!

Pertama, aplikasi Pinjam.co.id guna mengatasi masalah permodalan. Sebagaimana hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2018 tercatat sebanyak 29% pelaku UMKM kesulitan memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan. Kemudian, Staf Khusus Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM) Agus Santoso menjelaskan  hambatan dan kendala yang sering dialami ketika menyalurkan pembiayaan kepada UMKM. Menteri KUKM mencatat penyaluran kredit melalui perbankan masih sekitar 20%. Beberapa alasan yang menyebabkan pelaku UMKM sulit memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan menurut menteri KUKM yaitu:

  • Skema pembiayaan bank berupa produk kredit kadang tidak sesuai dengan nature UMKM,
  • Persyaratan kredit UMKM cukup ketat karena adanya ketentuan terkait risk management bank yang berhubungan dengan permodalan bank,
  • UMKM masih memiliki persepsi risiko tinggi,
  • Kurang informasi terkait akses pasar untuk mendukung segmen usahanya,
  • Kemampuan UMKM masih terbatas untuk mendapatkan pembiayaan dari bank,
  • UMKM yang belum memiliki pencatatan atau pembukuan terkait laporan keuangan yang baik, meskipun pemerintah sendiri mendorong adanya digitalisasi pencatatan keuangan usaha,
  • Kurangnya literasi keuangan terkait alternatif pembiayaan UMKM.

Namun saat ini, banyak aplikasi yang bergerak di bidang jasa keuangan berbasis teknologi (financial teknologi) untuk pengusaha. Pinjam.co.id telah memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemberian dana cepat pada aplikasi pinjam.co.id menggunakan sistem pinjaman dan sistem gadai online. Dimana, pinjaman diberikan maksimal Rp 200 juta dalam masa pinjaman lebih dari 4 bulan dengan bunga kompetitif 1% sampai 1,75% perbulan.

Kedua, aplikasi Moodah guna menyiapkan laporan keuangan dengan praktis. Meskipun pelaku UMKM yang menggunakan ketentuan pajak PP 23 tahun 2018 tidak memiliki kewajiban membuat laporan keuangan. Tetapi, apa salahnya jika pelaku UMKM menyiapkan laporan keuangan. Selain sebagai bahan latihan untuk nanti jika waktu yang telah ditetapkan berakhir. Adanya laporan keuangan bagi pelaku UMKM dapat menjadi bukti bahwa usaha yang dikembangkan dapat berjalan dengan baik dan memperoleh keuntungan. Hal tersebut dapat menambah kepercayaan lembaga keuangan untuk memberikan akses pembiayaan. Sehingga dalam hal ini laporan keuangan bagi pelaku UMKM menjadi solusi ketika mengalami kesulitan modal. Meskipun proses pembuatan laporan keuangan dirasa cukup menyulitkan. Namun seiring berkembangnya teknologi, saat ini banyak developer yang menyediakan aplikasi untuk menjurnal transaksi sampai penyusunan laporan keuangan salah satunya yaitu aplikasi Moodah yang telah bekerja sama dengan UKM Indonesia. Dengan menggunakan aplikasi untuk menyiapkan laporan keuangan, maka keuangan pelaku UMKM akan lebih terkontrol dengan baik.

Ketiga, aplikasi Qasir.id guna memudahkan usahawan mencatat penjualan, mengelola produk, mengawasi stok, dan memantau laporan transaksi. Pada aplikasi ini, pelaku UMKM dapat memiliki website berisi katalog yang bisa memproses pesanan online. Kemudian atur aneka program diskon semua bisa dilakukan secara otomatis dengan cara yang mudah, misalnya: diskon cashback, diskon persentase, diskon ulang tahun, atau diskon dengan minimum pembelian. Selain itu, harga grosir pun dapat diatur dan masih banyak lagi fitur yang disediakan oleh Qasir.id.

Keempat, aplikasi Slack guna memudahkan komunikasi secara online dengan rekan kerja. Meskipun adanya covid-19 membuat kebanyakan orang diharuskan berada di rumah aja, aplikasi Slack dapat membantu pelaku UMKM membangun komunikasi yang lancar sehingga membuat teamwork yang bagus. Aplikasi Slack dapat digunakan secara gratis dan dapat dimanfaatkan khusus untuk pekerjaan, tanpa tercampur dengan chat dari pelain rekan kerja seperti di aplikasi whatsapp. Kemudian pada aplikasi Slack dapat dikelompokan tim kerja sesuai bidangnya.

Kelima, chatbot Bee-Jak solusi kelola perpajakan pelaku UMKM. Guna memudahkan Wajib Pajak pelaku UMKM menghitung pajak UMKM terutang sebesar 0,5% dari omzet bruto sebulan sebagaimana diatur dalam ketentuan PP 23 tahun 2018, kami pajak.io menyediakan layanan Bee-Jak berupa robot konsultan pajak yang dapat membantu Wajib Pajak dalam menghitung pajak yang terutang. Pada layanan Bee-Jak juga dilengkapi pembuatan ID Billing secara otomatis, sehingga dalam hal ini Wajib Pajak hanya tinggal bayar pajak yang terutang. Bee-Jak membantu Wajib Pajak pelaku UMKM untuk memudahkan kewajiban perpajakannya, tidak perlu ribet! Sehingga kelola pajak dapat dilakukan hanya dengan hitungan menit melalui aplikasi whatsapp. Klik Bee-Jak sekarang atau wa +62 881-0819-20920! GRATIS!

(Baca juga: Si Pintar Chatbot Bee-Jak, Kelola Pajak UMKM Semudah Chattingan di Whatsapp)

Sekilas Tentang Chatbot Bee-Jak

Pajak.io melalui chatbot Bee-Jak dapat membantu pelaku UMKM dalam mengelola kewajiban pajak dalam hal pembayaran PPh Final UMKM yang dilakukan dengan cara disetor sendiri oleh Wajib Pajak. Tanpa memerlukan EFIN, chatbot Bee-Jak dapat menyediakan ID Billing secara otomatis beserta link pembayaran pajak melalui tokopedia atau bukalapak. Namun pastikan Anda sudah terdaftar menjadi user pajak.io. Berikut cara mendaftarkan akun Pajak.io:

  1. Siapkan akun email Anda yang digunakan untuk mengelola perpajakan. Boleh menggunakan email baru atau email yang terdaftar pada akun DJP Online. Jika Anda lupa kata sandi email, Anda dapat membuat email yang baru yang akan digunakan untuk mendaftarkan akun pajak.io
  2. Buka website pajak.io kemudian pilih menu daftar. Masukan alamat email yang telah Anda siapkan. Kemudian atur kata sandi untuk akun pajak.io.
  3. Coba login pada website pajak.io.

Kelola Pajak UMKM dengan Mudah

  1. Chat layanan Bee-Jak via whatsapp dengan sapaan hai atau halo.
  2. Bee-jak akan meminta alamat email yang terdaftar di Pajak.io. Kemudian Bee-Jak akan mengirim kode verifikasi ke email Anda. Cek spam jika email verifikasi tidak kunjung masuk. Kemudian kirim kode verifikasi ke chatbot Bee-Jak.
  3. Setelah email terverifikasi,  chatbot Bee-Jak akan menanyakan bulan dan tahun pajak yang akan dihitung. Anda bisa menjawab dengan format bulan dan tahun pajak misalnya: Januari 2021 atau jan 2021.
  4. Lalu, chatbot Bee-Jak akan menanyakan berapa peredaran kotor atau omzet pada bulan dan tahun pajak yang sudah disebutkan tersebut untuk menghitung berapa pajak final UMKM yang terutang. Maka chatbot Bee-Jak akan menghitung pajak yang terutang secara otomatis. 
  5. Selanjutnya, chatbot Bee-Jak akan menawarkan wajib pajak untuk dibuatkan kode billing secara otomatis. Kode billing  yang diterbitkan chatbot Bee-Jak mengacu pada kode jenis pajak 411128 dan kode jenis setoran 420 atas Pajak Final UMKM yang dibayar sendiri. 
  6. Kemudian, chatbot Bee-Jak akan mengirim link pembayaran pajak melalui aplikasi e-commerce yang ditunjuk sebagai salah satu channel pembayaran pajak oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara diantaranya Tokopedia dan Bukalapak.
  7. Langkah terakhir, Wajib Pajak dapat menyalin kode billing yang telah diterbitkan oleh chatbot Bee-Jak untuk melakukan pembayaran pajak di aplikasi e-commerce tersebut.

Kami Pajak.io menyediakan beberapa fitur yang bisa bantu kamu untuk lebih mudah mengelola kewajiban perpajakan perusahaan. Bagi kamu yang sudah menjadi PKP, hanya dengan paket premium Rp 5.000.000 per tahun kamu sudah bisa menggunakan fitur eFaktur dan eBupot Unifikasi dengan perbulannya penerbitan sampai 500 Faktur & 500 Bupot,  Taxomatic PPh Unifikasi hingga 50 Bupot per bulan. Kemudian, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) TIDAK TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan.

Namun bagi perusahaan yang sudah PKP dan jumlah transaksinya sangat banyak, paket premium Rp 10.000.000 per tahun cocok buat kamu! Dengan paket tersebut kamu dapat terbitkan perbulannya hingga 1000 Faktur & 1000 Bupot, Taxomatic PPh Unifikasi hingga 100 Bupot per bulan. Lalu, gratis pengelolaan pajak (pajak perusahaan PPh dan PPN bulanan) SUDAH TERMASUK pengelolaan PPh 21 Karyawan dan SPT tahunan badan. Tidak hanya itu, setiap pengambilan paket premium di Pajak.io kamu juga akan mendapatkan dedicated account manager untuk pendampingan. Tunggu apalagi? Yuk kelola pajak bareng Pajak.io sekarang juga dengan klik link berikut! yuk pilih paket

(Baca juga: Host to Host eFaktur Pajak.io, Kelola Faktur Pajak Menjadi Lebih Mudah)

Lapor pajak dengan Pajak.io sekarang, gratis!

Daftar sekarang